JERMAN

Senin, 01/12/2014, 15:52
Fauzi Bowo Kunjungi Perusahaan Pembuat Kapal Terbesar di Jerman

JERMAN fauzi bowo dubes
 

fauzi-bowo-kunjungi-perusahaan-pembuat-kapal-terbesar-di-jerman Pimpinan Meyer Werft dan Dubes Fauzi Bowo/biro-jerman
BERITA TERKAIT
 
Guna memenuhi undangan Bernard Meyer, Pimpinan Meyer Werft, pembuat kapal terbesar di Jerman, Duta Besar RI, Fauzi Bowo menyambangi secara langsung fasilitas konstruksi berbagai jenis kapal dan fasilitas produksi di kota Papenburg.

Papenburg berada di negara bagian Niedersachsen dan berjarak sekitar 500 kilometer di sebelah barat Berlin. Undangan tersebut sebelumnya disampaikan Bernard pada Agustus 2014 saat ia berkunjung ke KBRI Berlin untuk memperkenalkan dirinya sebagai salah satu anggota Indonesia-Germany Advisory Group (IGAG).
 
Kunjungan Fauzi Bowo ke perusahaan tersebut, pada Kamis (27/11/2014), didasari untuk menjajaki bentuk kerjasama di bidang maritim, khususnya pengetahuan penguasaan teknologi konstruksi kapal yang mutlak diperlukan oleh Indonesia dalam upaya untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Hal ini telah dicanangkan Pemerintah RI dan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo ketika menghadiri KTT EAS di Naypydaw, Myanmar tanggal 13 November 2014.

Perlu diketahui, Meyer Werft memiliki sejarah hubungan kerja yang cukup panjang dengan Indonesia. Selama kurun waktu tahun 1959-2008, perusahaan tersebut, atas pesanan Pemerintah Indonesia, telah menyerahkan 24 kapal yang meliputi antara lain kapal penumpang dengan kapasitas 500, 1000 hingga 2000 penumpang yang hingga saat ini masih dioperasikan oleh PT PELNI.

Meyer Werft didirikan pada tahun 1795 oleh Willm Rolf Meyer yang membuat kapal-kapal kayu berukuran kecil. Saat ini, perusahaan tersebut tercatat telah membuat lebih dari 700 buah kapal yang meliputi feri roll on/roll off (RoRo), feri penumpang, tanker bahan bakar, pengangkut container, feri ternak, dan 38 buah di antaranya adalah kapal pesiar mewah.

Dengan jadual kerja yang sangat padat, saat ini perusahaan tersebut memiliki 2500 pegawai yang bekerja selama 24 jam dalam sistem shifts di dalam beberapa galangan tertutup (covered docks) berukuran raksasa yang memungkinkan perusahaan tersebut untuk menyelesaikan 2 (dua) kapal pesiar mewah dengan kapasitas lebih dari 4900 orang penumpang dan berbobot sekitar 168 ribu ton.

Dengan reputasi yang baik tersebut, pada bulan Agustus 2014, setelah memperoleh persetujuan Pemerintah Finlandia, Meyer Werft mengakuisisi perusahaan sejenis di Finlandia, STX Findland dan sebuah galangan kapal bernama Turku. Turku sendiri merupakan pemain besar di industri perkapalan karena telah memproduksi setidaknya 5 dari 10 kapal pesiar terbesar.

Dalam pembicaraannya dengan Duta Besar Fauzi Bowo, Bernard Meyer menyatakan kesiapannya untuk membantu program-program pengembangan sektor maritim yang telah dicanangkan Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo.

Bernard Meyer mengungkapkan perusahaannya juga mempekerjakan tidak kurang dari 260 pegawai magang. Lebih lanjut, ia menjawab pertanyaan Dubes RI, Bernard juga mengindikasikan kemungkinan bagi tenaga-tenaga trampil dari Indonesia untuk bekerja secara magang di perusahaan yang dipimpinnya.

Catatan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, Meyer Werft dan PT PAL di Surabaya pernah memiliki kerjasama pembuatan kapal penumpang berkapasitas 500 orang penumpang.

Perjanjian kerjasama yang berlangsung pada tahun 1989-1999 tersebut memiliki aspek Know-how Transfer (alih teknologi) dan telah menghasilkan 3 (tiga) buah kapal penumpang Type 500 yang sepenuhnya dibangun di fasilitas galangan kapal yang dimiliki oleh PT PAL. Mulai tahun 1995, kapal-kapal tersebut dioperasikan oleh PT PELNI.

Bernard Meyer yang memimpin perusahaan sejak tahun 1982 adalah generasi keenam keluarga Meyer. Saat ini ia merupakan salah satu anggota Indonesia-Germany Advisory Group (IGAG) mewakili sektor industri Jerman.

Dalam kapasitas tersebut, ia juga mendampingi kunjungan Menlu RFJ, Frank-Walter Steinmeier, ke Indonesia awal November 2014 lalu dan berkesempatan meninjau pelabuhan Tanjung Priok dan Sunda Kelapa.(krs/rd)

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"