JERMAN

Senin, 13/10/2014, 08:36
Sambut Sumpah Pemuda
KBRI Berlin dan Generasi Muda Oikumene Gelar Seminar Kepemudaan

JERMAN dubes
 

sambut-sumpah-pemuda-kbri-dan-generasi-muda-oikumene-berlin-gelar-seminar-kepemudaan biro-jerman
BERITA TERKAIT
 
Memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang, KBRI Berlin dan Generasi Muda Oikumene menyelenggarakan seminar dan diskusi panel tentang Peran Konkrit Kaum Muda dalam Berbangsa dan Bernegara di Era Indonesia Baru pada Sabtu, (11/10/2014).

Beberapa perwakilan dari masyarakat, khususnya unsur pemuda seperti profesional, tokoh agama, wakil pemerintah serta tokoh adat/suku bangsa tampak hadir menjadi pembicara dalam diskusi panel tersebut.

Beberapa topik yang dibahas antara lain "Partisipasi Konkrit Pemuda Indonesia sebagai Diaspora dalam Pembangunan" oleh Dipl.Ing. Dimas Abdirama, Ketua Umum IWKZ; "Peranan Agama dalam Konteks Kebanggaan Nasional: Bagaimana posisi agama terhadap kekuatan politik serta konsep cinta tanah air dan kebanggaan nasional?" oleh Pater Fidelis Waton, Pastor KMKI dan Kandidat Doktor Ilmu Filsafat Humboldt University.

Kemudian "Membedah Konsep Poros Maritim di Era Indonesia Baru: Apakah budaya maritim merupakan bagian dari Indonesian Strategic Culture?" oleh Dr. Siswo Pramono, Wakeppri KBRI Berlin.

Dan "Transfer of Knowledge untuk Pembangunan Daerah Tertinggal" oleh Dr. Suriel Mofu, Doktor Filsafat UniversiTy of Oxford asal Papua yang juga merupakan Rektor Universitas Papua Manokwari.

Pada kesempatan itu, Dubes RI untuk Jerman, Dr. Ing. H. Fauzi Bowo menyampaikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, baik secara suku, ras, budaya, bangsa dan agama.

"Para pahlawan bangsa yang telah merumuskan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 dengan janjinya Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia menjadi bukti nyata bahwa prinsip persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia resmi diikrarkan," ujarnya.

Generasi muda Indonesia, khususnya para pelajar/mahasiswa, profesional muda dan aktivis muda saat ini, tambah Fauzi, perlu secara aktif dan terus menerus membina serta memelihara keragaman yang ada dengan melakukan interaksi konstruktif.

"Untuk itu, saya sangat mengapresiasi inisiatif dari generasi muda Oikumene Indonesia di Berlin untuk menyelenggarakan Seminar Kepemudaan dan Diskusi Panel ini. Semoga penyelenggaraan diskusi panel ini semakin meningkatkan semangat nasionalisme bangsa sehingga generasi muda tidak lupa akan nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki meskipun menempuh pendidikan di negara lain," tandas Fauzi.(krs)


Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"