JERMAN

Jumat, 10/10/2014, 12:20
Jelang FBF 2015, Indonesia Memperkenalkan Budaya di Jerman

JERMAN Fauzi Bowo, Jerman
 

jelang-fbf-2015-indonesia-memperkenalkan-budaya-di-jerman ist
BERITA TERKAIT
 
Indonesia akan tampil maksimal sebagai tamu kehormatan pada Frankfurt Book Fair (FBF) tahun 2015. Sebagai persiapannya, Indonesia melakukan road show ke sejumlah kota besar di Jerman.

Dilansir dari detikcom, kegiatan dalam rangka memperkenalkan budaya bangsa ini difasilitasi oleh Kedutaan Besar RI di Jerman. Beberapa kota besar yang disinggahi diantaranya Leipzig dan Hamburg.

"Kami fasilitasi apa yang perlu difasilitasi, salah satu di antaranya kita melakukan road show. Jadi memperkenalkan bahwa kita tahun depan akan menjadi guest of honour ke kota-kota besar di Jerman," ujar Fauzi Bowo, Duta Besar RI di Jerman, di Frankfurt, Rabu (8/10/2014).

Bagaimana sambutan masyarakat Jerman terhadap budaya Indonesia? Fauzi Bowo menuturkan, selama road show Indonesia mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat Jerman.

"Sambutannya sangat baik. Saya sangat surprise bahkan banyak juga yang menawarkan poetry activity untuk mensukseskan ini, " lanjut pria yang akrab disapa Bang Fauzi itu.

Menurutnya, antusiasme masyarakat Jerman terhadap budaya bangsa Indonesia sangat tinggi. Hal ini sangat terasa dari kehangatan sambutan masayarakat selama road show.

"Itu tadi dikatakan pengertian dan mau mengerti itu berbeda. Orang Jerman itu banyak yang punya pemahaman tentang Indonesia, tetapi ingin lebih memahami indonesia lebih baik, jadi sambutannya sangat baik," papar Fauzi Bowo.

Karena itu, Indonesia perlu kerja keras untuk bisa tampil maksimal sebagai tamu kehormatan dalam FBF tahun depan. Indonesia juga bekerjasama dengan mitra di Berlin untuk mensukseskan program tersebut. "Kita tidak kerja sendiri, kita kerja dengan mitra kita di Berlin dan beberapa kota lain akan kita kerjakan sampai praktek 2015 nanti," katanya.

Dalam ajang internasional ini, lanjut Fauzi Bowo, Indonesia baru sampai pada tahap awal dalam perkembangan literatur dibandingan dengan negara-negara lain. "Kita pada fase permulaan, dibandingkan dengan Jerman yang perkembangan literasi dan perangkat yang ada perkembangannya barangkali jauh lebih advance dengan Indonesia," katanya

"Beberapa tahun lalu mereka sudah concern dengan elektronik literasi. Ini merupakan pelajaran sangat berharga buat Indonesia dengan memanfaatkan peluang ini sebagai guest of honour," tukas Fauzi Bowo. (ag/ip)

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"